Cara Paling Mudah Beli Rumah, Harus Nekad!

Rumah. Siapa yang tidak ingin punya rumah sendiri?. Kita semua tentu menginginkan rumah. Sebuah tempat dimana kita bisa berteduh, bersantai, tidur, bermimpi, merawat dan membesarkan anak-anak.

Sekecil apapun bentuk dan rupanya, kita pasti tak mau selamanya tinggal di rumah ortu, numpang di rumah mertua, apalagi ngontrak terus-terusan.

Malangnya, harga tanah dan rumah di berbagai lokasi (apalagi di kota besar) tak pernah berhenti berlari. Semakin lama harga property makin tinggi dan terkadang terasa makin tak terbeli.

Kabarnya rumah yang lumayan nyaman dengan ukuran sedang, di daerah Cibubur atau Alam Sutra Serpong sudah menembus 800 jutaan.

Kalau cuma mengandalkan gaji 5 jutaan per bulan, rumah impian yang cantik itu rasanya berat (hampir mustahil) untuk dimiliki.

Akhirnya, boro-boro mau beli rumah impan atau rumah ke 2, beli rumah kecil buat berteduh anak istri saja susahnya bukan main. Akhirnya investasi property yang terkenal maknyus itu tampak semakin jauh dari angan-angan.

Seberapa pun kita menabung rasanya sangat berat untuk bisa mengejar kenaikan harga rumah yang semakin cepat. Harga tanah dan rumah dimana-mana terus melambung tanpa bisa kita kendalikan.

Dengan pendapatan minim, tidak sedikit orang yang hampir kehilangan harapan untuk punya rumah.

Bagaimana tidak, saat gaji naik sedikit, harga rumah malah terus menanjak lebih tinggi lagi.

Jangankan di kota besar. Di kota kecil seperti Pangkal Pinang saja (tempat penulis tinggal), rumah 2 lantai yang lumayan apik di Citra Land Botanical City ukuran 100m2 sudah tembus 1.25 M. Padahal 3 tahun lalu harganya masih di angka ratusan juta.

Jangan heran kalau kemudian terdapat 25 jutaan keluarga muda di republik ini yang tak mampu beli rumah.

Kenapa jutaan orang di negeri ini masih kesulitan membeli rumah?

Sederhana saja : harga rumah, yang kecil sekalipun, mahalnya minta ampun. Setiap tahun tingkat kenaikan harga rumah selalu melejit di kisaran 10-20% per tahun.

Sementara itu, kenaikan gaji dan tunjangan karyawan hanya naik se iprit, kadang malah tak naik sama sekali.

Parahnya lagi, pasokan rumah di negeri ini masih sangat jauh dari kata cukup.

Jadi bagaimana solusinya ?

Bagaimana lagi?!. Kalau Mau Punya Rumah, ya.... Harus Nekat!

Mengutip Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung, "kalau ingin punya rumah, seseorang memang harus nekat."

Nasehat Pak Untung, ini saya alami sendiri. Kalau tidak nekad, terus terang sampai sekarang mungkin keluarga kecil kami masih tetap tinggal di kontrakan.

Tapi nekad juga tidak bisa asal. Nekat tanpa perhitungan yang matang bisa jadi ajang bunuh diri.

Terus bagaimana dong caranya?!.

Nah, berhubung penulis sendiri masih belajar, saya harus ingatkan dulu nih, jangan sampai setelah baca artikel ini, Sampeyan jadi nekad habis-bahisan, langsung pinjam uang sampai miliyaran dari bank.

Meskipun salah satu dari sekian banyak strategi membeli rumah adalah dengan memanfaatkan hutang bank. Tetapi kalau jenengan ingin mempraktekkannya, penulis sarankan mencari pembimbing dan banyak melakukan konsultasi dengan orang orang yang terbukti sudah berhasil dengan strategi tersebut. (Jangan konsultasi property ke penulis ya :d)

Jadi strategi beli rumah modal nekad ini hanya akan bisa berhasil dan membawa keuntungan ketika dilakukan oleh seseorang yang sudah benar-benar menguasai ilmunya, dengan perhitungan yang cermat dan sudah siap dengan apapun resikonya baik untung maupun rugi.

Begini saja....

Sebagai langkah awal kalau memang sampeyan pengen banget segera punya rumah, tidak ada salahnya belajar dulu sebanyak mungkin pengetahuan tentang cara membeli property / rumah. Saya yakin sampeyan mampu dan akan segera punya rumah sendiri.

Mulai saja dulu dengan baca-baca di internet, blog, beli buku property yang bagus, ikut seminar, tanya orang-orang yang sudah terbukti berhasil melakukannya, dll.

Nah, kalau ilmunya sudah mapan, cara beli mudah beli rumah itu pasti akan sampeyan temukan sendiri.

Jadi, cara mudah membeli rumah itu memang ada atau cuma isapan jempol belaka?!.

Caranya memang ada. Bukan sesuatu yang mustahil bahkan bagi siapapun. Tapi tidak ada yang instan loh. Semua ada ilmunya. Mari terus belajar.

1 komentar

mantap jiwa


EmoticonEmoticon